Breaking News

Saturday, 28 September 2013

Puisi



Ketika ia kuanggap sbagai mentari yg terbit di pagi hari,,,
yang ku harap meghangatkan ku dari dinginnya setetes embun di pagi itu
yg kuharap mencerahkan hari" ku slalu, dimana aku berpijak,,,betumpu

dan ketika cahayamu perlahan mulai sirna, terbenam di ufuk barat,,,
dan kurasa cahaya itu akan meninggalkanku, mengarungi pekatnya malam ini,,,,
tak kembali,,,, Aku takut,,, Aku takut,,,,,

namun aku
 salah,,,, aku salah,,,,,!!!
engkau hadir sesaat aku mulai buta akan pekatnya malam ini,,,,
dan hanya deru angin yang dapat kurasakan,,,

kau hadir dlam bentuk yang indah,,,,nan sempurna
"Bulan",,
oh "Bulan"

dan perlahan-lahan,, setitik demi setitik,,,,
kau biaskan cahaya lembutmu,, menyebar,,,
tuk menerangi sudut" gelap dihatiku,,,
dimana pekat slalu menyelimuti,, merasa sepi,,,,, seakan mati,,,

Indah,,,,!!!!
Sungguh indah,,,, !!!!
karena engkaulah keindahan itu,,,,,


No comments:

Post a Comment

Designed By